Lahirnya Ide Baru
Acrylic on Canvas
50cm x 70cm
2013
Saat itu sedang ada rapat disamping rumah kerabat lama saya. Rapat resmi yang diadakan oleh beberapa organisasi (rapat bersama gitu).
Karena kurang kerjaan, saya yang bukan siapa-siapa ikut hadir juga tapi diam-diam.
Saya mendengarkan apa yang menjadi pembahasan dan apa yang diperdebatkan. Rapat itu dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan kesepakatan karena adanya kecurangan yang terjadi belakangan.
Setelah lama beradu mulut, akhirnya masuk juga ke sesi debat, tanggapan, atau saran gitu.
Banyak dari mereka yang memberi saran, tapi kalau dipikir, saran saran mereka itu hanya menguntungkan satu pihak, ya mementingkan kepentingan kelompoknya saja.
Saking emosinya, saya yang bukan siapa siapa itu akhirnya angkat tangan, dan akhirnya ditunjuk juga.
Saya berbicara apa adanya, memberi solusi tentang apa yang saya dengar. Sempat ruang rapat jadi sepi karena omongan saya yang blak-blakan menyinggung masalah dan tanpa basa-basi. Sempat diperdebatkan juga dan hasil debatnya juga positif.
Tapi setelah itu, tetap saja kembali ke masalah awal. Saya berpikir orang-orang sebanyak ini tidak ada niat untuk memikirkan kepentingan bersama, mereka hanya ingin kelompoknya saja yang untung.
Memang kenapa bila ada orang lain yang bisa memberi solusi lebih baik eh malah tidak didengar, dan bahkan kalah dengan ego pribadi?
Setelah itu, saya bakar 234 dari kantong dan kembali kerumah kerabat lama saya, dan melupakan debat omong kosong itu.
