Our Country
70cm x 90cm
Acrylic on Canvas
2013
Pada dasarnya seni
rupa juga berfungsi sebagai fungsi sosial, yaitu dengan menggagas perkara
sosial yang ada disekitar. Hal ini seharusnya memang sudah harus ada di luar
kepala para seniman. Jadi dengan kata lain kita sebagai seniman ikut serta
dalam berpendapat, menyinggung persoalan yang ada lewat karya rupa.
Saya memikirkan
secara konseptual tentang karya yang hendak dilahirkan. Hasilnya saya melihat
begitu banyak perkara sosial yang terjadi di republik ini, khususnya kebijakan
pemerintah yang dianggap masyarakat tidak perlu dilakukan, dan belum lagi jika
kita melihat sikap atau perilaku menyimpang yang dilakukan oleh sebagian besar
wakil rakyat yang sampai saat ini masih belum jelas maksud tujuannya.
Aksi protes rakyat
juga telah banyak sekali dilakukan dan banyak juga yang berujung ke tindakan
anarkis, karena tidak ada respon positif bagi rakyat.
Seperti yang pernah
ditulis Kuss Indarto pada salah satu pameran di Jogjakarta, kita diidealkan
bekerja dengan 3-H, yaitu Head, Heart, Hand (Kepala, Hati, dan Tangan) dengan
memikirkan, merasakan, sampai akhirnya menuangkannya. Sehingga karya yang
muncul tidak hanya sekedar sebuah karya seni semata, namun ada sejarah
pemikiran sang seniman dalam berkarya dan itu telah menjadi panduan saya selama
ini.
“Our Country”
bagi saya ini adalah karya liar yang menggambarkan situasi negara kita saat
ini. Kebingungan dan kegelisahan yang saya rasakan terhadap apa yang telah
terjadi di negeri ini.
Penggambaran kuat
lewat penggunaan warna, gelap terang, yang menunjukan adanya kelompok sosial
masyarakat yang beraneka ragam dengan budaya dan semua hal yang ada didalamnya.
Cipratan spontan dari kuas menegaskan adanya reaksi maupun interaksi yang
timbul dan tidak dapat diprediksi akibat adanya bentrokan dari kelompok sosial.
Dan semuanya itu digoreskan dengan ekspresif melalui gestur Ekspresionis
Abstrak.
Membebaskan
imajinasi, membiarkan kuas bergerak bebas, namun tetap tidak mengilangkan nilai
estetika. Tetap pada komposisi dan keseimbangan yang membuatnya menjadi satu
kesatuan yang indah.
Kami sebagai rakyat
Indonesia sangat berharap agar suara kami didengarkan dan bahkan
dipertimbangkan, jadi ada kepuasan karena ada kesepakatan yang dicapai.
Kita punya satu
tujuan yang sama, yaitu memajukan Indonesia.
Jadi untuk apa kita
meributkan hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan?
Lebih baik kita bersatu agar Indonesia menjadi bangsa yang
besar, melupakan perbedaan, saling menghargai dan mendengarkan agar semua
cita-cita negara dapat tercapai.

No comments:
Post a Comment