Briliant Fantasy and Wild Fantasy
Seni atau porno? Ide cemerlang atau hanya birahi semata? Dan apakah ini pantas untuk kita lihat?
Perdebatan seperti inilah yang sering muncul apabila pekerja seni bertemu dengan masyarakat sosial.
Sebagian orang menyebut gambar ini bersifat pornografi karena menampilkan bagian "aurat" wanita, dan sebagian lainnya menyebutnya ini merupakan sebuah karya seni karena mereka memandang dari segi keindahannya, yaitu dari keindahan lekuk tubuhnya.
Jadi jika alasannya seperti itu lalu siapakah yg benar? Atau apakah sebuah hal yg bersifat pornografi itu bisa hilang sifat "porno"nya saat seniman yang membuatnya? Kalau iya, mungkin itulah sebabnya kenapa seniman bisa bebas berekspresi dan disebut tidak terikat.
Jadi menurut saya, gambar-gambar seperti ini akan terus muncul dari kepala-kepala para pekerja seni, bahkan akan muncul dari kepala-kepala masyarakat sosial.
Semua hanya tergantung dari bagaimana kita mencernanya, karena tiap individu mempunyai arah pandangnya sendiri.
Selamat berkarya.
No comments:
Post a Comment